Malam minggu yang cerah, muda-mudi yang sedang dimabuk cinta
merencanakan acara, begitu pula dengan Disty dan Rehan dua sejoli yang sedang
kasmaran ini
“ Disty sayang, nanti malam jam 7 kita pergi yuk?”
“ Kemana?”
“ Pergi makan!”
“ Oh, okey deh?”
Jam 7 , Disty ketiduran dan melupakan janjinya dengan Rehan,
berulangkali Rehan mencoba untuk menghubungi Disty namun hasilnya , Nihil !
Keesokan harinya di sekolah
“ Maaf, Ya? Semalam aku ketiduran?”
“ Sampai kapan sih kamu akn menghilangkan kebiasaan burukmu itu?”
“ Maksudmu apa?”
“ Kamu tuh dah kayak kerbau tahu ga? Diman-mana tidur? Kamu kan
cewek? Jaim dikit napa?”
“ Namanya juga udah bawaan dari lair, mana bisa dihilnagin?”
“ Pokonya kau ga mau tahu, kamu harus berubah . Berjanji tidak akan
tidu disembarang tempat lagi!”
“ Aku janji deh?”
Saat pelajaran sejarah, Disty tak bisa menahan kantuknya, namun ia
teringat janjiny akepada Rehan
“ Bagaimanapun juga, aku tidak boleh ketiduran!”
Namun manusia hanya bisa
berencana, tapi Tuhan berkehendak lain. Disty yang mengantuk terjungkal dari
kursinya
“ Hahahahahaha………. Semua teman menertawakannya
Saat pelajaran hari itu telah usai, semua murid di kelas itu pulang
ke rumah masing-masing tapi nasib naas menimpa Disty, ia tertidur dan tidak ada
yang membangunkan
“ Ris, disty mana?” Tanya Rehan kepada teman sekelas Disty
“ Oh, Disty massih tidur di kelas?”
“ Apa? Malu-maluin banget sih tuh anak?” dengan geram Raihan menuju
kelas Disty untuk memastikan keadaan Disty.
“ Disty!!! Bangun !!!” bentak Rehan kasar
Dengan mata setengah membuka disty mencoba untuk bangun
“ DISTY ! BANGUN!!!” bentak Rehan lagi.
“ Ada apa sih ganggu orang aja?” Dan dengan kasarnya Rehan menarik
tangan Disty hingga disty mengeram kesakitan.
“ Auw, apa-apaan kamu ini? Kasar banget! Aku kan pacarmu, HaN?”
“ kamu tuh bisa nya Cuma malu-maluin aku aja sih? Kamu kan dah janji
tidak akan tidur disembarang tempat lagi.”
“ Tapi kamu tahu kan itu udah
bawaan lahir!”
“ Pokonya aku ga mau tahu, sekarang kita putus?”
“Whats?”
“ P.U.T.U.S!!” kamu ga tuli kan ?” Ujar Rehan sinis
“ Tapi apa salahku?”
“ Karena kamu Mrs. Tdur! Aku malu punya pacara yang dimana saja
kapan saja tidur sembarangan!”
“ Rehan,.. ga semudah itu kamu putusin aku!”
Rehan berlalu meninggalkan Disty
Disty menangis terisak
“ Kenapa Rehan tak bisa menerima kekuranganku? Apa salah jika aku
0unya hobi tidur?”
“ Nih, tissue? “ Tiba-tiba seseorang menyodorkan selembar tissue
untuk mengahpus air mata Disty
“ Hilal? Kenapa kamu peduli
kepadaku?”
“ Akiu ga tega melihat kamu menangis sendirian?”
“ Kamu pergi aja deh?”
“ Emang kenapa, kamu ga mau aku temeni nangis
disini?”
“ Aku paling malu kalau ada orang yang melihat aku
menangis?”
“ Kenapa mesti malu, wajar kok kalau cewek suka
nangis?”
“ Maksud kamu aku cengeng?”
“ Bukan gitu, terkadang kita perlu menangis untuk
mengungkapkan perasaan kita, entah perasaan bahagia, haru ataupun perasaan
sedih. Dengan menangis terkadang hati kita jauh terasa lebih lega. Oh ya satu
lagi menangis juga bisa lho, menangkalracun di mata, jadi kalau kamu mau
menangis, menangis aja?”
Disty memandang Hilal, Hilal yang dipandang
menjadi salah tingkah
“ Kenapa kamu mandang aku seperti itu, Dis?”
“ Gapapa, Hilal kamu malu ga punya temen kayak
aku?”
“ Kenapa mesti malu, kamu kan pinter , baik lagi?”
“ Tapi kamu kan tahu aku doyan banget tidur di
sembarang tempat, di toilet pun terkadang aku suka ketiduran.”
“ Haha, kamu lucu?”
“ Apanya yang lucu? Aku aneh ya? Emang sih.. aku
aneh. Gara-gara suka ketiduran Rehan pun putusinn aku. He,,,eh?”
“ Bukan gitu, Dis. Semua orang punya kebiasaan yang
unik. Aku juga suka lho ketiduran , semua orang punya kelebihan dan kekurangan.
Hanya orang yang benar tulus mencintaimu lah yang bisa menutupi kekuranganmu
dan mengenggam jemarimu ketika kamu merasa rapuh?”
23
Apr. 13
0 Komentar