Cincin itu

Hari ini adalah hari pertama ospek bagi Sheila di sangat bahagia bisa diterima di salah satu universitas di Yogyakarta. Ia bangga memakai almamater bru donker itu.
Tadi malam sheila lembur mengerjakan tugas ospek yang harus ia bawa keesokan harinbya, 5 artikel yang harus ia tulis tangan di kertas folio. Ia tidur pukull 3 pagi dan harus bangun keesokan harinya pada pukul 4 karena acara ospek perdannanya akan dimulai pada pukul 5.30..
Hari pertama ospek bago sheila merupakan hari yang membuatnya agak jengkel kenapa tidak ia relakan bangun pagoi namun sayang bus yang biasanya membawa ke kampus tidak beroperasi hari itu marena sopir-sopir bus trans jigtja sedang  melakukan aksi demo memnentang kebjakan pemerintah yang akan menaNaikkan harga bahan bakar minyak.
“ Jam berapa pak?” tanya sheila pada seorang lelkai di sampingnya...
Namun lelaki di sampingnya menatapnya dengan tatapan yang aneh,, dan agak mencurigakan sambilsenyum-senyum ..sheila mulai berhati-hati dengan perangai orang ini. Sedikit demi sedikit ia mulai menjauh dari lelaki disampingnya yang terus menatapnya dengaan senyuman aneh..
Karena sheilatakut, akhirnya dia kkabur dar terminal itu namun naas baginya, ternyata lelaki yang disamingnya tadi mengikuti di belakangnya,,
“ wwooooaaa.... dengan berlari sheila berteriak berharap ada pertolongan dari orang di sepanjang jalan, namn tak ada satupun orang yang ia lewati..
Dengan nafas terengah-engah akhirnya sampailah juga dia dikampus nya.. nmaun oo... kakak panitia ospek sudah berada di depannya dengan diiringi tatapan yang sama sekali tidak menyenangkan,
“ kamu tahu sekarang jam berapa??” tanya kakak panitia ospek dengan nada sinis
“ ga tahu kak?” jawab sheila jujur
“ kamu tuh, mahasiswa baru aja dah belagu bnaget !! kamu tahu sekarang jam 06.30.. kamu telat satu jam tauuu!!!”
“ maaf kak ,, tadi saya telat karennaaa.....??” sheila tak melanjutkan ia sangat malu mengakui kalau ia tadi habis berkejar-kejaran dengan orang gila
“Ya sudah sekarang kamu push up sepuluh kali dan lari keliling laangan sebanyak 2 putaran..”
“ sekarang kak? Tanya sehila polos
“ taun depan..”
“ ooohh.. kirain sekarang”
“ ya sekarang lah.. gimana sih???”
“ larinya kaki kanan dulu atau kaki kiri dulu..”
“ Dua-duanya.. “ jawab panitia itu dengan jengkel..
Dengan sigap karena takut sheila akhirnya  lari dengan loncat.. loncat sementara itu kakk panitia yang menghukumnya nampak tertawa  terbahak-bahak melihat tingkah polos sheilla.
Karena kelelahan dan dia belum sarapan, sheila pun pingsan kak mika yang dari tadi mengomeli sheila akhirnya  membopong sheilla menuju ruang UKS.. setelah tak sadar bebrapa menit akhirnya sheilla tersadar juga.. ia kemudaian melanjutkan kegiatan ospek bersama dengan rteman-teman mahasiswa baru yang lain..
di tengah-tengah acara berlangsung.. tba-tiba MC acara mengumumkan berita kehilangan
“ telah ditemukan cincin dengan nama sheila”
“ aku?? Perasaan aku ga pernah pakai cincin deh, mungkin sheila yang lain..?” batin sheila
“ yang bernama sheila ruru harap segera maju ke depan?”
“ akuu???” ujar sheila pada temannya ragu
Dengan langkah malu-malu ia akhirnya maju ke depan panggung
“  bukan milik saya kok mas cincin itu?” ujar sheila
“ ini memang bukan milikmu, tapi in cinincin untuk kamu??”
“ akuu?? Kok aku?? En]mang aku menang apaa?” tanya sheila polos.
“ ini dari seseorang untuk kamu sebagai rasa penyesalan dan permintaan maaf?”
“ dari sss..ssiiiapa?? “ tanya  Sheila dengan hati penuh tanda tanya
“ darii.........??” lama mc tak melanjutkan kata-katanya...
“ daaaarrrii??”
“ daariii.. mika??”
“ hah , kak mika yang kemarin hukum aku karena kau telat??”
Dan mika segera naik ke atas panggug sembar memberikan tulisan besar di karton bertuliskan  MAAFKAN AKU..
Dan sheila pun menangis terharu.. ternyata kak mika yang ganteng banget itu, mau meminta maaf padanya.

0 Komentar