kucing delia

Delia seorang  gadis kecil yang masih duduk di kelas 3 sd mempunyai seekor kucing a nggora yang berbulu lebat yang sangat mengemaskan. Ia sangat senang sekali dengan kucingnya. Karena kucing itu pemberian dari mamanya yang 2 ulan lalu telah menghadap ke haribaan Tuhan. Setiap melihat kucingnya itu, ia akan terus mengingat mamanya. Setiap sore ia mengajk kucing kesayangannya itu jalan-jalan sembari menikmati udara sore yang sejuk.
suatu sore, seperti biasa. Delia dan kucingnya, kimong jalan-jalan di taman. Karena terlalu senang bermain delia tak menghiraukan ternyata ada mobil yang menuju ke arahnya.
“ BRRRAAAKKK?” kecelakaan pun tak terhindarkan lagi. Kimong terpental jauh ke semak belukar, dari kepalanya mengucur darah segar sementara Delia terdiam diantara semak belukar, ia tak pedulikan goresan-goresan luka yang ada di tangan dan kaki mungilnya.
Karena shock tak tahu apa yang harus diperbuat, Delia memutuskan untuk melempari setiap manusia yang berjalan melintasinya dengan ranting-ranting di sekitar semak belukar. Namun tak ada yang menangapi
Delia mulai putus asa. Dengan pikirannya yang masih polos, ia mebayangkan Kimong kan mati. Berarti kenangan dari mamanya juga kan menghilang, ketika mulai pasrah dnegan apa yang terjadi, datanglah pertolongan dari Tuhan.
“ Ya Tuhan, jangan kau ambil Kimong? Jika KImong tiada , bagaimana aku bisa mengingat mamaku? Aku sangat  menyayangi kimong! Ku mohon jangan ambil dia. Kirim kan malaikat yang akan menyelamatkan kimong. Ku mohon Tuhan. Jika kau kabulkan doaku. Delia janji tidak akan nakal lagi deh!”

                                                        18 Apr. 13

0 Komentar