Ingin kau ucapkan



Hanya ingin kau ucapkan

“ Has, kamu tahu hasbi anak ipa 5 itu?”

“ ga tahu. Mang kenapa?” jawab Hasna cuek

“ Makanya jangan di kelas aja, sekali-kali gaul gitu loh…?” Hasna hanya tersenyum

“ Dia itu, anaknya cakep, baik, pinter, sholeh. He is very perfect you know?” lanjut Rara

“ Oh ya?”

“Klo kamu dah liat hasbi di jamin kamu bakalan naksir deh!” Hasna tersenyum

“ Cowok mana sih, ra? Yang tidak kamu sukai?” Sindir Hasna pada sobatnya itu.

“haha ah kamu ?KamU Itu jadi cewek jangan terlalu pendiam lah! Gimana bisa punya pacar coba, kamu aja gak pernah bergaul gitu. Gak keluar kelas! Kamu tuh pa gak bosen sih!hidup kesepian gitu !”

“Biarlah ra aku menjadi diriku sendiri. Karena aku yakin suatu saat nanti kan ada orang yang mencintaiku dan bisa memahami sifatku, Ra?”

“ Hahhaha.. Masak kamu mau terus-terusan nunggu first love mu itu? Sampai kapan? Hah??”

“ Entahlah, jika emang jodoh, pasti dia kan datang padaku!”

“ Hahha mana ada udah suka 7 tahun, tapi gak berani ngomong! Harusnya kau maju duluan. Udah tahu cowok yang kamu suka juga suka kepadamu”

“ Biarlah,,, biarkan waktu mengalir, Ra! Sekian tahun aku mencintainya.. Sekarang aku mulai sedikit demi sedikit mecoba mencintai lelaki lain. Kau tahu dan selama itu pula aku gagal. Huh kenapa aku teramat dalam mencintainya!”

“ Kau tuh setia banget sih..! Apa coba yang kamu harapkan dari dia? Kaya nggak! Muka pas-pasan! Pinter apalagi? Apa coba yang kamu banggain? Hah?”

“ Kamu melupakan satu hal, Ra! Aku mencintainya dari hatinya. Aku mencintai dia apa adanya dan tidak berharap dia kan membalasnya. Aku berharap cintaku dalam diam ini kan membahagiakan suatu saat nanti.. Entah sampai kapan aku bisa bertahan mencintainya. Dan menunggunya.”

“ Okey deh, ku doain dia punya sedikit keberanian tuk mengatakan apa yang kau nanti-nantika selama ini”

“ Makasih ra?”





Disini aku masih menunggu dan terus menunggu

Entah sampai kapan, rasa ini tetap tersimpan dalam hatiku,

Sekian tahun aku mencintaimu..

sungguh cinta yang begitu tulus tanpa mengharap balasan

Terkadang aku berpikir untuk melupakanmu dan mencoba untuk mencinta lelaki lain,

Dan setiap kumencoba aku selalu gagal

Dan semakin sulit bagiku untuk melupakan senyummu

Kau begitu indah bagiku hingga mata hatiku tertutup untuk cinta yang lain

Aku tidak pernah menyalahkan takdir yang memisahkan kita

Kita memang berbeda

Sungguh Sangat berbeda

Namun aku percaya hanya kau yang mampu menutupi semua kekurangan ku dan mengenggam erat tanganku,

Mengisi ruang di antara sela-sela jariku dengan tatapanmu yang lembut

Kenapa ya aku bisa mencintai seseorang sepertimu?

Kita tak bisa saling mengungkapkan perasaan masing-masing

Aku tahu kau mencintaiku begitupun diriku yang teramat dalam menyayangimu n

amun entah kenapa tak ada kata yang mampu mewakili perasaan kita.

Mungkin hanya waktu yang kan mampu menjawabnya





14 February 2012

0 Komentar