flashdisk

“ mo, kamu bawa flasdisk?” tanya Rangga
“ buat apa?” jawab momo cuek,
“ buat ngopy film?”
“ o,?” ujar momo seraya memberikan flashdisknya kepada Rangga
“ thanks ya?”
“ mmmmmmmmm?”
saat Rangga meninggalkan momo, datanglah mega teman sebangku momo yang bawel banget!
“ ngapain Rangga tadi?” tanya mega curiga
“ pinjem flashdisk?”
“ buat apa? kok tumben bukannya dia punya sendiri ya?”
“ meneketehe?”
“ Sampai kapan sih kamu cuekin Rangga gitu?”
“ Aku ga cuekin dia tuh?”
“ masak sih? Kamu boong? Kelihatan banget kamu cuek banget ma dia? Emang salah Rangga apa ma kau?” Tanya Mega sok tahu
“ Dia ga salah apa-apa? Cuma gayanya aja yang belaggu gitu? Sok cakep sok playboy. Apa coba hebatnya Rangga? Sampe semua cewek-cewek tuh bodohnya mau deketin tuh anak!”
“ Rangga cakep lagi?”
“ Whatss?”
“Hati-hati lo, Mo? Ntar jadi seneng kamu ma dia?”
“ Ga Bakalan!!!”
Keesokan paginya di kelas
“ Mana Flashdisk ku?” ujar Momo judes pada Rangga
“ Maaf ya, Mo belum kelar ?”
“ Gimana sih? Ngopi gitu aja lama banget!! Payah kamu!!”
“ Momo, kenapa sih kamu jutek banget ma aku? Apa salahku?”
“ Pikir aja sendiri?”
“ Kamu ma cowok lain ga pernah ngomong kasar kayak gini tuh? Emang ada yang salah ya dengan diriku! Sehingga kamu tuh jutek banget kalau deket denganku!”
“ Kamu tuh 1. Sok cakep 2. Sok playboy 3. Suka maenin perasaan cewek!4.SOMBONG!”
“ Aku ga bermaksud mainin hati cewek-cewek itu, hanya saja belum ada yang ccocok denganku, Mo?”
“ Terus aku peduli ma masalah kamu?”
“ Tapi, Mo?”
“ Udah urus masalah kamu sendiri! Ga usah peduli ma aku?” Momo pergi meninggalkan Rangga
Setelah seminggu flashdisk momo di pinjem Rangga
“ Mo, ni flashdisk kamu?”
“ Kamu niat mau pinjem atau mau kamu jual sih? Pinjem kok lama banget!”
“ Momo, kenapa sih kamu masih saja jutek ma aku?”
“MMmmmmmmmmmmmm?’’
Setelah Momo membuka Flashdisknya untuk mencopy data, ttiba-tiba ia terperangah melihat sebuah film yang dibuat oleh Rangga , dalam film pendek berdurasi 10 menit itu, berisi tentang kehidupanMomo di sekolah. Momo pun  shock berat dibuatnya
“ Whats? Rangga buat film tentang aku? Apa maksudnya coba?”
Dan di akhir film itu, Rangga menyisipkan sebuah puisi yang ia bacakan untuk Momo
                                               
Aku mencintaimu sungguh teramat dalam
Namun aku tak bisa
Aku berharap suatu saat nanti aku bisa
Mengutarakan isi hatiku kepadamu
                   Hanya “ Saranghamida” yang ingin ku katakana padamu
                   Hanya satu kata itu yang dapat mwakili hatiku
                   Aku tak butuh jawaban apapun dari bibirmu
                   Aku hanya ingin kau tahu isi hatiku
Bertahun-tahun sudah ku kumpulkan segenap
Keberanianku
Sungguh aku belum mampu mengatakannya
Oh Tuhan
Beri aku kekuatan kepadaku
Ijinkan aku  suatu saat nanti untuk..
Aku ingin mengutarakan isi hatiku
Sebelum waktu memisahkan kita..
Sesampainya di sekolah
“ Apa maksud kamu buat film tentang aku?”
“ Kamu dah liat ya?”
“ Apa maksudmu??? Jawab” bentak Momo
“ Aku mencintai kamu, mo?”
“ Aku bukan wanita bodoh yang bisa tertipu dengan ucapanmu! Tak segampang itu kau taklukan aku! Aku bukan cewek murahan! Seperti cewek-cewek mu dulu?”
“ Itulah yang kusukai darimu,Mo? Kau tak mudah ditaklukan! Kau sangat sulit ditebak! Momo sungguh kau berbeda dengan cewek lain! Aku mencintaimu, Mo?”
Tiba-tiba Mega datang
“ Wuits, ada apa nih? Momo dan Rangga?? Why?”
“ Shiitttttt?” ujar Rangga
“ Aku tahu, Mo kamu jutek banget ma aku, karena kau tak mau aku mengetahui bahwa kau mecintaiku?”
“ Sok tahu kamu! Kamu tak mengerti perasaanku!”
“ Haha, sudahlah jangan Berbohong. Aku tahu kau mencintaiku makanya kamu jutek ma aku!”
“ Darimana kamu tahu?”
“ Matamu?”
“ Emang kenapa mataku?” ujar momo sembari megucek-ucek matanya
“ Matamu tak kan pernah bisa bohong bahwa kau mencintaiku, Ya kan?”
Muka Momo memerah menahan malu
“ Ciye… Momo? Makanya jangan benci ma seseorang? Ntar jadi cinta lohh???” goda Mega
Hanya gara-gara Flashdisk Momo dan Rangga menyatukan rasa cintanya?
ANEH!!                                                                                                

                                                                                                                                15 June 2012


0 Komentar